Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri

+62 898-8090-120

Kami berkomitmen untuk mencetak generasi cendekia yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan lingkungan akademik yang kondusif, dosen berkualitas, serta jaringan luas, Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri hadir sebagai rumah ilmu untuk perjalanan akademik dan spiritual Anda.

Contact Info

Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri
[email protected]
+62 898-8090-120

Follow Us

FGD Evaluasi Kinerja Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri: Potret Kinerja 2025 dan Arah Strategis 2026

Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Pascasarjana sebagai upaya memotret capaian kinerja tahun 2025 sekaligus merumuskan langkah strategis untuk tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 22–23 Desember 2025, bertempat di Hotel Lynn Tuban, dan diikuti oleh Wakil Direktur, Ketua Program Studi (Kaprodi), serta seluruh pengelola Pascasarjana.

Direktur Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Dr. H. Moh. Asror Yusuf, M.Ag., menegaskan bahwa FGD ini memiliki peran penting dalam proses refleksi dan perencanaan kelembagaan. Menurutnya, evaluasi kinerja merupakan instrumen strategis untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan mutu Pascasarjana. “FGD evaluasi kinerja dan kegiatan Pascasarjana merupakan kegiatan penting untuk memotret kinerja tahun 2025 dan sekaligus menatap kinerja 2026,” ujar Prof. Asror Yusuf.

Prof. Asror juga menjelaskan bahwa secara umum kinerja Pascasarjana sepanjang tahun 2025 berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki. Salah satu capaian positif adalah peningkatan jumlah mahasiswa sebesar 3,07 persen, meskipun peningkatan tersebut belum merata di seluruh program studi. “Lulusan tepat waktu juga mengalami peningkatan. Namun demikian, dalam pengelolaan program studi masih belum maksimal sehingga diperlukan upaya yang lebih sistemik untuk penguatan ke depan,” tambahnya.

Dalam sesi pemaparan materi, Piet Hisbullah Khaidir, Dosen STIQSI Lamongan, berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi swasta. Ia menekankan bahwa evaluasi kinerja tidak lagi sekadar rutinitas administratif, melainkan harus menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan institusional. “Evaluasi kinerja merupakan instrumen strategis yang sangat penting bagi setiap institusi, termasuk Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri, untuk memastikan keberlanjutan, daya saing, dan relevansi institusi di masa depan,” jelas Piet.

Beliau menambahkan bahwa di tengah persaingan yang semakin ketat, perkembangan teknologi yang pesat, serta tuntutan masyarakat dan dunia kerja, perguruan tinggi tidak dapat lagi bergantung pada pola dan kebiasaan lama. “Evaluasi kinerja harus menjadi landasan yang objektif dan terukur dalam perencanaan, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sesi penetapan kinerja Pascasarjana tahun 2026, Sufirmansyah, Ketua Gugus Jaminan Mutu Pascasarjana, menekankan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai agenda besar di tahun mendatang. “Evaluasi kinerja menjadi dasar utama dalam merancang dan menuntaskan pekerjaan besar tahun 2026, seperti akreditasi tiga program studi, surveillance ISO, serta sejumlah pekerjaan strategis lainnya,” ungkapnya.

Ia berharap melalui evaluasi yang komprehensif dan perencanaan yang matang, Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola dan memberikan dampak yang lebih luas. “Semoga pada tahun-tahun berikutnya Pascasarjana semakin berdampak, baik bagi sivitas akademika maupun masyarakat,” pungkasnya.

Melalui FGD Evaluasi Kinerja ini, Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan guna mewujudkan institusi yang lebih unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (RFA)

Berita Lainnya