Menuntaskan penulisan tesis kerap menjadi fase paling menantang bagi
mahasiswa pascasarjana. Tingginya angka procrastination (penundaan)
serta berbagai kendala teknis dalam penelitian menjadi perhatian serius Program
Pascasarjana IAIN Kediri. Sebagai respons atas kondisi tersebut, Pascasarjana
IAIN Kediri menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Tesis pada Kamis,
8 Agustus 2024 bertempat di Aula Pascasarjana, yang diikuti oleh 100 mahasiswa.
Kegiatan ini bertujuan sebagai solusi strategis untuk meningkatkan
standar kualitas lulusan sekaligus mendorong percepatan masa studi mahasiswa.
PiC kegiatan, Dr. Moh. Zaenal Arifin, M.HI, menjelaskan bahwa banyak mahasiswa
mengalami hambatan pada fase awal penelitian bukan karena minimnya gagasan,
melainkan akibat kompleksitas metodologi dan sistematika penulisan ilmiah.
Menurutnya, Bimtek menjadi ruang penting untuk meluruskan pemahaman dasar
penelitian sekaligus memberikan arahan yang sistematis dan aplikatif.
Bimtek Penulisan Tesis ini menghadirkan dua pemateri kompeten, yakni Dr.
Syamsul Umam, M.HI dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung dan Dr.
Desy Putri Purnamasari, M.Pd, praktisi pendidikan dari Yayasan Insan Mulia.
Keduanya menyampaikan materi yang komprehensif, mulai dari penyusunan kerangka
penelitian hingga teknis penulisan tesis yang sesuai dengan kaidah akademik.
Dalam pemaparannya, para pemateri menekankan pentingnya Bimtek tesis
sebagai sarana memberikan peta jalan (roadmap) yang jelas bagi mahasiswa.
Tahapan tersebut meliputi penentuan variabel penelitian, teknik pengambilan
sampel, hingga pengolahan data menggunakan perangkat lunak statistik terkini.
Selain itu, mahasiswa juga dibekali keterampilan mengelola referensi secara
otomatis melalui aplikasi seperti Mendeley dan Zotero, serta pengenalan
pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam membantu penelusuran literatur
ilmiah dengan tetap mengedepankan etika akademik.
Direktur Pascasarjana IAIN Kediri Prof. Dr. H. Moh. Asror Yusuf, M.Ag dalam
sambutannya menegaskan bahwa tesis bukan sekadar syarat administratif untuk
meraih gelar akademik.
“Tesis bukan sekadar syarat lulus, tetapi merupakan pembuktian
integritas ilmiah seorang mahasiswa. Melalui Bimtek ini, mahasiswa dibekali
kemampuan menyusun argumen yang koheren dan didukung data yang valid,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek secara rutin
merupakan bentuk komitmen Pascasarjana IAIN Kediri dalam menjaga kualitas
output pendidikan tinggi. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi investasi
akademik penting agar hasil riset yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi
nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan masyarakat.
Dengan bimbingan yang tepat dan terstruktur, Pascasarjana IAIN Kediri
berharap anggapan bahwa tesis adalah proses yang sulit dan menakutkan dapat
berubah menjadi pengalaman eksplorasi intelektual yang bermakna, menyenangkan,
dan produktif. (RFA)






