Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri

+62 898-8090-120

Kami berkomitmen untuk mencetak generasi cendekia yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan lingkungan akademik yang kondusif, dosen berkualitas, serta jaringan luas, Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri hadir sebagai rumah ilmu untuk perjalanan akademik dan spiritual Anda.

Contact Info

Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri
[email protected]
+62 898-8090-120

Follow Us

Pascasarjana IAIN Kediri Gelar Pelatihan E-Learning dan Writing Skill Berbasis Etika AI

Di tengah masifnya transformasi teknologi digital, Program Pascasarjana IAIN Kediri terus berupaya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik yang relevan dengan perkembangan zaman. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan E-Learning and Writing Skill yang diselenggarakan pada Kamis, 29 Agustus 2024, dan diikuti oleh 95 mahasiswa pascasarjana dari jenjang magister dan doktor.

Kegiatan ini dirancang sebagai respons atas semakin menguatnya peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan. AI kini tidak lagi sekadar menjadi tren, melainkan telah berkembang sebagai infrastruktur dasar yang memengaruhi proses pembelajaran, penulisan akademik, hingga pengelolaan pengetahuan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh pemahaman tentang bagaimana pemanfaatan AI dalam pembelajaran dapat membantu personalisasi materi sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing mahasiswa. Teknologi AI juga dinilai mampu mengolah data kompleks, memberikan umpan balik secara instan, serta membantu visualisasi konsep-konsep abstrak yang kerap menjadi tantangan dalam studi lanjutan.

Namun demikian, kegiatan ini juga menekankan pentingnya integritas etis dalam penggunaan AI. PiC kegiatan, Dr. Toyibah, menegaskan bahwa literasi AI bagi mahasiswa pascasarjana tidak hanya berfokus pada penguasaan teknis, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis dan kesadaran etika.
Ia menilai bahwa ketergantungan berlebihan terhadap AI tanpa pemahaman mendalam justru berpotensi mengikis daya analitis dan orisinalitas karya ilmiah mahasiswa.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Dr. Faizudin Harliansyah, M.IM, dosen dan praktisi pendidikan digital dari UIN Malang. Dalam paparannya, ia mengingatkan bahwa kemudahan yang ditawarkan AI juga membawa tantangan etis yang serius, seperti plagiarisme digital, bias algoritma, dan perlindungan privasi data akademik.

“AI adalah alat yang sangat kuat. Jika digunakan tanpa landasan etika, kita berisiko kehilangan orisinalitas dan kejujuran akademik. Etika adalah yang membedakan antara pengguna cerdas dan pelaku manipulasi,” tegas Dr. Faizudin Harliansyah dalam sesi pemaparan.

Melalui pelatihan ini, Pascasarjana IAIN Kediri berharap mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab, serta menjadikannya sebagai mitra intelektual dalam menghasilkan karya akademik yang berkualitas. Dengan penguasaan AI yang beretika, mahasiswa pascasarjana diproyeksikan mampu menghadapi tantangan global dengan solusi yang inovatif, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. (RFA)

Berita Lainnya