Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri

+62 898-8090-120

Kami berkomitmen untuk mencetak generasi cendekia yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan lingkungan akademik yang kondusif, dosen berkualitas, serta jaringan luas, Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri hadir sebagai rumah ilmu untuk perjalanan akademik dan spiritual Anda.

Contact Info

Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri
[email protected]
+62 898-8090-120

Follow Us

Bimtek Disertasi Dorong Percepatan Studi dan Peningkatan Kualitas Lulusan Pascasarjana IAIN Kediri

Menuntaskan penulisan disertasi kerap menjadi fase paling menantang bagi mahasiswa pascasarjana. Tingginya angka procrastination (penundaan) serta kendala metodologis dan teknis penelitian menjadi persoalan yang sering dihadapi. Merespons kondisi tersebut, Pascasarjana menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Disertasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik sekaligus mempercepat masa studi mahasiswa.

Kegiatan Bimtek Disertasi ini dilaksanakan pada Senin, 7 Oktober 2024 dan diikuti oleh 50 mahasiswa pascasarjana. Kegiatan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Moh. Chatib, MM dari UIN Khas Jember, yang dikenal memiliki kepakaran dalam metodologi penelitian dan penulisan karya ilmiah.

Penanggung jawab kegiatan, Dr. Zayad Abd Rahman, M.HI, menjelaskan bahwa banyak mahasiswa terhambat pada tahap awal penelitian bukan karena kekurangan gagasan, melainkan akibat kompleksitas metodologi dan sistematika penulisan disertasi. “Sebagian besar mahasiswa sebenarnya memiliki ide penelitian yang baik, namun mengalami kebingungan dalam merumuskan metodologi dan menyusun kerangka penulisan yang sistematis,” ungkapnya.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Moh. Chatib menekankan pentingnya Bimtek Disertasi sebagai sarana memberikan peta jalan (roadmap) yang jelas bagi mahasiswa, mulai dari penentuan variabel penelitian, teknik pengambilan sampel, hingga pengolahan data menggunakan perangkat lunak statistik terkini. Selain itu, mahasiswa juga dibekali keterampilan teknis dalam pengelolaan referensi secara otomatis melalui aplikasi seperti Mendeley dan Zotero, serta pengenalan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam penelusuran literatur dengan tetap mengedepankan etika akademik.

Direktur Pascasarjana menegaskan bahwa disertasi bukan sekadar persyaratan akademik semata, melainkan representasi integritas ilmiah seorang mahasiswa.

“Disertasi bukan sekadar syarat lulus, tetapi pembuktian integritas ilmiah seorang mahasiswa. Melalui Bimtek ini, mahasiswa dibekali kemampuan menyusun argumen yang koheren dan didukung oleh data yang valid. Pascasarjana secara konsisten menyelenggarakan Bimtek sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas output pendidikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap melalui pendampingan yang tepat dan berkelanjutan, persepsi bahwa disertasi adalah momok yang menakutkan dapat berubah menjadi proses eksplorasi intelektual yang menyenangkan dan bermakna.“Bagi mahasiswa, Bimtek ini merupakan investasi akademik penting agar hasil riset yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat,” pungkasnya. (RFA)

Berita Lainnya