Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri

+62 898-8090-120

Kami berkomitmen untuk mencetak generasi cendekia yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan lingkungan akademik yang kondusif, dosen berkualitas, serta jaringan luas, Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri hadir sebagai rumah ilmu untuk perjalanan akademik dan spiritual Anda.

Contact Info

Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri
[email protected]
+62 898-8090-120

Follow Us

Visitasi Asesmen Lapangan Tadris Bahasa Inggris Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri Perkuat Komitmen Mutu Akademik Berbasis Experiential Learning

Kediri – Program Magister Tadris Bahasa Inggris (TBI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 12–13 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan budaya mutu akademik sekaligus evaluasi komprehensif terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi yang dilaksanakan oleh Program Studi Tadris Bahasa Inggris.

Asesmen lapangan menghadirkan dua asesor yang memiliki reputasi nasional di bidang pendidikan, yaitu Prof. Dr. Basikin, S.Pd., M.Phil., M.Ed., Ph.D. dari Universitas Negeri Yogyakarta sebagai asesor pertama dan Prof. Dr. Drs. Giyoto, M.Hum. dari Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta sebagai asesor kedua. Kehadiran tim asesor bertujuan untuk melakukan verifikasi dan validasi terhadap dokumen akreditasi serta menilai implementasi berbagai standar mutu yang telah dijalankan oleh program studi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, serta capaian luaran akademik.

Direktur Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Dr. H. Moh. Asror Yusuf, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses asesmen lapangan merupakan momentum strategis untuk memperkuat sistem penjaminan mutu internal sekaligus memastikan seluruh program akademik berjalan sesuai standar pendidikan tinggi yang ditetapkan. Menurutnya, akreditasi tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penilaian, tetapi juga menjadi sarana refleksi kelembagaan untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi secara berkelanjutan dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan yang semakin kompetitif.


Sementara itu, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Dr. Toyyibah, M.Pd., menjelaskan bahwa Program Studi TBI terus berkomitmen mewujudkan visinya sebagai pusat pengembangan keilmuan pendidikan Bahasa Inggris berbasis Experiential Learning yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dengan berlandaskan keislaman dan keindonesiaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan zaman, penguatan literasi digital, peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta pengembangan pengalaman belajar yang mendorong mahasiswa untuk mampu mengintegrasikan teori, praktik, dan nilai-nilai keislaman dalam konteks pendidikan global.

Selama pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan telaah dokumen, wawancara dengan pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, serta pengguna lulusan. Selain itu, dilakukan pula peninjauan terhadap sarana dan prasarana akademik yang mendukung proses pembelajaran. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, asesor memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kualitas tata kelola program studi, efektivitas implementasi kurikulum, serta kontribusi program studi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan.

Pelaksanaan asesmen lapangan ini diharapkan semakin memperkuat posisi Program Magister Tadris Bahasa Inggris Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri sebagai program studi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Lebih jauh, hasil asesmen diharapkan menjadi pijakan strategis bagi pengembangan program studi di masa depan dalam mencetak pendidik, peneliti, dan akademisi Bahasa Inggris yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki wawasan global, serta tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

"Mutu pendidikan tidak lahir dari pencapaian sesaat, melainkan dari komitmen berkelanjutan untuk belajar, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat."

Berita Lainnya