Depok — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas tata kelola
pendidikan tinggi, Pascasarjana melaksanakan kegiatan Benchmarking ke
Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Depok, Jawa Barat, pada Selasa,
13 Agustus 2024. Kegiatan ini diikuti oleh Direktur Pascasarjana, Wakil
Direktur, para Ketua Program Studi, serta tenaga kependidikan.
UIII dipilih sebagai mitra benchmarking karena dikenal memiliki
keunggulan dalam penyelenggaraan pendidikan pascasarjana bertaraf
internasional. Universitas ini mengusung fokus kajian Islam kontemporer dengan
pendekatan interdisipliner, didukung oleh dosen-dosen berkelas global, program
beasiswa kompetitif termasuk skema double degree, fasilitas pendidikan
modern, serta konsep Green Campus yang ramah lingkungan. Selain itu, UIII juga
berperan strategis sebagai pusat kajian peradaban Islam moderat yang memadukan
tradisi intelektual Indonesia, Timur Tengah, dan Barat.
Direktur Pascasarjana IAIN Kediri, Prof. Dr. H. Moh. Asror Yusuf, M.Ag.,
menegaskan bahwa kegiatan benchmarking ini merupakan langkah strategis dalam
pengembangan institusi.
“UIII memberikan gambaran nyata bagaimana pengelolaan pendidikan tinggi
pascasarjana dapat dilakukan dengan standar internasional tanpa meninggalkan
nilai-nilai keislaman dan tradisi akademik. Banyak praktik baik yang dapat kita
adopsi dan sesuaikan dengan karakter Pascasarjana ke depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para pengelola Pascasarjana memperoleh wawasan dan
pengalaman terkait penguatan sistem akademik, tata kelola kelembagaan,
internasionalisasi program studi, serta pengembangan budaya riset yang unggul.
Benchmarking ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam mendorong
Pascasarjana agar mampu mengikuti jejak UIII sebagai institusi pendidikan
tinggi yang berdaya saing global, berkarakter moderat, dan berorientasi pada
mutu berkelanjutan. (RFA)






