Program Pascasarjana IAIN Kediri menyelenggarakan Knowledge Sharing
Session (KSS) secara maraton dalam empat sesi kegiatan pada Kamis, 21 November
2024. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa program magister ini
menjadi wadah akademik interaktif untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam
menyampaikan ide dan gagasan akademik menggunakan bahasa Inggris dan bahasa
Arab secara komunikatif dan kontekstual.
KSS dikemas dalam bentuk diskusi ringan dengan tema-tema yang dekat
dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa. Pendekatan ini sengaja dipilih agar
seluruh peserta, tanpa memandang latar belakang program studi, merasa percaya
diri untuk menyampaikan pendapat, memberikan umpan balik, maupun menyampaikan
kontra-ide dalam bahasa asing.
Knowledge Sharing Session I mengangkat tema “Balancing Work and
Study” dengan fasilitator Aulia Dini Afifatusholihah. Dalam sesi ini,
peserta diajak mendiskusikan strategi menyeimbangkan tanggung jawab akademik
dan pekerjaan, mengingat mayoritas mahasiswa program magister telah bekerja.
Aulia Dini menekankan pentingnya manajemen waktu, prioritas, dan komitmen
belajar sebagai kunci keberhasilan menjalani dua peran sekaligus. Antusiasme
peserta terlihat dari diskusi yang dinamis dan interaktif.
Sesi berikutnya, Knowledge Sharing Session II, difasilitasi oleh Kamilatun
Nisa’ dengan tema “Tips for Graduating Postgraduate on Time”. Dalam sesi
ini, peserta memperoleh berbagai kiat praktis agar dapat menyelesaikan studi
tepat waktu, seperti membangun disiplin akademik, aktif berdiskusi dengan dosen
pembimbing, menjalin komunikasi intensif dengan kaprodi, serta membiasakan diri
berdiskusi dengan rekan satu kelas. Diskusi berlangsung hidup dan memantik
banyak refleksi dari pengalaman peserta.
Knowledge Sharing Session III menghadirkan tema berbahasa Arab, “Mazaya
wa Khasa’is al-Lughah al-‘Arabiyah”, yang difasilitasi oleh Muh. Zaimuddin
Al-Ukham. Sesi ini mengulas keistimewaan dan karakteristik bahasa Arab sebagai
bahasa ilmu dan peradaban. Peserta diajak untuk mengapresiasi kekayaan
linguistik bahasa Arab sekaligus melatih keberanian berargumentasi dalam bahasa
Arab secara aktif.
Rangkaian KSS ditutup dengan Knowledge Sharing Session IV yang
difasilitasi oleh Moh. Gundar Najih dengan tema “Tafsir Qaulihi Ta’ala:
Ar-Rahman ‘Ala al-‘Arsy al-Istawa”. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami
ayat Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir yang komprehensif dan kontekstual,
khususnya dengan memperhatikan asbab al-nuzul agar pemahaman keagamaan tidak
terlepas dari kerangka keilmuan yang benar.
Menurut PiC kegiatan, Dr. Toyibah, M.Pd dan Dr. Umar Faruq, M.Fil.I,
pelaksanaan Knowledge Sharing Session sangat penting untuk membangun keberanian
akademik mahasiswa pascasarjana.
Kegiatan ini dirancang agar mahasiswa tidak canggung menyampaikan gagasan
akademik dalam bahasa Arab maupun Inggris, sekaligus melatih kemampuan berpikir
kritis dan komunikatif dalam suasana diskusi yang inklusif.
Secara umum, keempat sesi KSS berlangsung dengan antusiasme tinggi,
ditandai dengan suasana diskusi yang hidup, ruang yang penuh energi, serta
aktifnya pertukaran ide antar peserta. Melalui kegiatan ini, Pascasarjana IAIN
Kediri terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim akademik yang
dinamis, adaptif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi global mahasiswa.
(RFA)






