PALANGKARAYA - Ketua Program
Studi (Prodi) S2 IAT UIN Syekh Wasil Kediri, Dr. Mohammad Zaenal Arifin, MHI,
bersama Sekretaris Prodi, Dr. Mohamad Ma'mun, MHI, menghadiri kegiatan Annual
Meeting Asosiasi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (AIAT) yang diselenggarakan di
UIN Palangkaraya. Pertemuan tahunan ini mengusung tema The Qur’an Across
Traditions (Al-Qur’an dalam Lintas Tradisi) yang berlangsung selama empat
hari, mulai tanggal 13 hingga 16 Oktober 2026.
Kegiatan strategis tersebut
secara resmi dibuka oleh Presiden Asosiasi IAT (AIAT), Prof. Dr. Phil. Sahiron
Syamsuddin, MA, yang juga menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan
Islam (Diktis) Kementerian Agama RI.
Dalam sambutannya, Prof. Sahiron
menekankan pentingnya Asosiasi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir untuk senantiasa
menjawab tantangan zaman melalui pengembangan ilmu pengetahuan. Salah satu
langkah konkret yang perlu ditempuh adalah pengembangan integrasi ilmu
pengetahuan, yang mencakup tiga bentuk utama, yaitu integrasi metodologi,
integrasi substansi, dan integrasi etis.
Lebih lanjut, Prof. Sahiron
menjelaskan perbedaan kedalaman akademik antara jenjang strata satu (S1) dan
strata dua (S2). Jika mahasiswa S1 berfokus pada kemampuan mendeskripsikan
hal-hal yang terdapat dalam teks, data sosial, maupun sumber lainnya, maka
mahasiswa jenjang S2 dituntut untuk melangkah lebih jauh. Pada tingkat
magister, tidak cukup hanya mendeskripsikan, melainkan harus mampu melakukan
analisis penjelas (explanatory analysis) melalui pendekatan integrasi
keilmuan.
Sebagai gambaran, beliau
mencontohkan fenomena seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tidak
hanya dilihat dari satu aspek, melainkan dapat ditinjau dari pelbagai sudut
pandang secara komprehensif, mulai dari sisi ekonomi, sosiologi, kultural,
hingga dimensi ilmu lainnya.
Melalui keikutsertaan dalam Annual
Meeting ini, Prodi S2 IAT UIN Syekh Wasil Kediri diharapkan dapat terus
menyelaraskan kurikulum dan arah pengembangan akademiknya sesuai dengan standar
nasional serta kebutuhan zaman yang kian dinamis.
Penulis: Mohamad Ma’mun






