Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri

+62 898-8090-120

Kami berkomitmen untuk mencetak generasi cendekia yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan lingkungan akademik yang kondusif, dosen berkualitas, serta jaringan luas, Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri hadir sebagai rumah ilmu untuk perjalanan akademik dan spiritual Anda.

Contact Info

Jalan Jokoriyo Ngronggo Kota Kediri
pascasarjana@iainkediri.ac.id
+62 898-8090-120

Follow Us

Pimpinan Prodi S2 IAT UIN Syekh Wasil Kediri Hadiri Annual Meeting AIAT di UIN Palangkaraya, Tekankan Pentingnya Integrasi Keilmuan

PALANGKARAYA - Ketua Program Studi (Prodi) S2 IAT UIN Syekh Wasil Kediri, Dr. Mohammad Zaenal Arifin, MHI, bersama Sekretaris Prodi, Dr. Mohamad Ma'mun, MHI, menghadiri kegiatan Annual Meeting Asosiasi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (AIAT) yang diselenggarakan di UIN Palangkaraya. Pertemuan tahunan ini mengusung tema The Qur’an Across Traditions (Al-Qur’an dalam Lintas Tradisi) yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 13 hingga 16 Oktober 2026.

Kegiatan strategis tersebut secara resmi dibuka oleh Presiden Asosiasi IAT (AIAT), Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, MA, yang juga menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI.

Dalam sambutannya, Prof. Sahiron menekankan pentingnya Asosiasi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir untuk senantiasa menjawab tantangan zaman melalui pengembangan ilmu pengetahuan. Salah satu langkah konkret yang perlu ditempuh adalah pengembangan integrasi ilmu pengetahuan, yang mencakup tiga bentuk utama, yaitu integrasi metodologi, integrasi substansi, dan integrasi etis.

Lebih lanjut, Prof. Sahiron menjelaskan perbedaan kedalaman akademik antara jenjang strata satu (S1) dan strata dua (S2). Jika mahasiswa S1 berfokus pada kemampuan mendeskripsikan hal-hal yang terdapat dalam teks, data sosial, maupun sumber lainnya, maka mahasiswa jenjang S2 dituntut untuk melangkah lebih jauh. Pada tingkat magister, tidak cukup hanya mendeskripsikan, melainkan harus mampu melakukan analisis penjelas (explanatory analysis) melalui pendekatan integrasi keilmuan.

Sebagai gambaran, beliau mencontohkan fenomena seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tidak hanya dilihat dari satu aspek, melainkan dapat ditinjau dari pelbagai sudut pandang secara komprehensif, mulai dari sisi ekonomi, sosiologi, kultural, hingga dimensi ilmu lainnya.

Melalui keikutsertaan dalam Annual Meeting ini, Prodi S2 IAT UIN Syekh Wasil Kediri diharapkan dapat terus menyelaraskan kurikulum dan arah pengembangan akademiknya sesuai dengan standar nasional serta kebutuhan zaman yang kian dinamis.

 

Penulis: Mohamad Ma’mun

Berita Lainnya